Rabu, 22 Juli 2009

Web Editor di Linux dengan Kompozer




Kebetulan ada kebutuhan untuk membuat web. Wah.. dah lama banget gak mainan web lagi. Karena sekarang dah full pakai linux (Ubuntu 8.04 LTS) maka nya saya memutuskan untuk menggunakan web editor yang paling sering saya gunakan, dan yang pastinya gratis :) yaitu "Kompozer".

Sebetulnya banyak sekali program web editor dilinux seperti bluefish, scream, dan lainnya. Namun saya sudah terbiasa dengan kompozer ini. Kelebihan dari kompozer adalah web editor berbasis GUI yang sudah mendukung mode grafis editor (WYSIWYG). Lain dengan sebagian editor web dilinux lainnya yang mana kita masih mengedit dari source code webnya.

Dengan Kompozer ini kita dapat membuat table maupun frame sesuai dengan yang kita inginkan dengan mudah, bahkan memasukan objek seperti gambar dan membuat link juga tingal klik saja. Program kompozer ini mirip sekali dengan Microsoft Frontpages milik Microsoft. Ya.. walau fiturenya masih sangat terbatas tetapi sangat membantu sekali terutama bagi pemula seperti saya ini :)

Untuk menginstall kompozer ini di ubuntu sangat mudah, bisa di install dari synaptic atau dari terminal console :

$ sudo apt-get install kompozer

Berikut capture dari program kompozer :



Dan ini untuk ketika mengedit source codenya :



Mari menggunakan program open source jika kita belum mampu untuk membeli license yang aslinya seperti saya :)


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Minggu, 12 Juli 2009

Sedikit tentang VTP (Vlan Trunking Protocol)




Saya ingin sedikit share mengenai VTP (Vlan Trunking Protocol) pada Catalyst Cisco. Tentunya hal ini sudah tidak asing lagi untuk orang yang begelut didunia networking, terutama yang memiliki perangkat jaringan berbasis cisco. Dimana kita ketahui jika seorang admin jaringan akan melakukan setting vlan pada switch cisco maka ia harus melakukannya secara manual pada switch tersebut. Bagaimana jika switch yang akan dikonfigurasi tersebut banyak, sedangkan vlan yang akan dibuat sama disetiap switch. Masa admin tadi harus setting satu persatu di setiap switch??

Dengan ada nya teknologi VTP ini maka memungkinkan untuk melakukan konfigurasi vlan hanya pada satu switch saja, dan switch yang lain akan mengikuti database vlan yang sudah dibuat tadi. Dimana ada satu switch yang bertindak sebagai server dan yang lainnya bertindak sebagai client.

Oh iya ada komponen penting yang harus diperhatikan dalam konfigurasi VTP :

1. VTP Domain = Nama dari vtp domain (area) yang akan dibuat. Nama ini haruslah sama dalam satu domain / area VTP yang dibuat antara server dan client. Misal nama domainnya adalah "test", maka antara server dan clientnya haruslah sama nama domainnya yaitu "test".
2. VTP Mode = mode dari VTP yang diterapkan, sebagai server atau client. Defaultnya semua switch adalah sebagai server.
3. VTP Version = Mulai dari versi 1,2,dan 3. Didalam satu vtp domain haruslah sama versi dari vtp yang dipasang.
4. VTP Password = Pemasangan password juga harus sama antara server dan clientnya dalam satu vtp domain. Digunakan sebagai authentication antara server dan client.

Dengan menerapkan VTP pada switch yang cukup banyak pada jaringan sangatlah bermanfaat, antara lain :

1. Security : Hanya switch yang bertindak sebagai server yang dapat memodifikasi vlan database.
2. Kemudahan Administrasi Vlan : Tidak diperlukan lagi setting vlan yang sama pada setiap switch yang ada.

VTP harus dipasang pada switch yang berjumlah lebih dari 2 switch. Tidak disarankan untuk dipasang pada jaringan yang hanya memiliki 2 switch saja. Cara kerja dari VTP ini mirip seperti Routing Protocol Dynamic pada Router Cisco. Yaitu adanya periodik update database dari server ke client, Maupun jika ada perubahan pada database vlan pada switch server maka secara otomatis si server akan melakukan trigger update ke client agar database vlannya sama.

Berikut contoh konfigurasi VTP

Server :

SW-Server(config)#vtp mode server
SW-Server(config)#vtp domain test
SW-Server(config)#vtp version 1
SW-Server(config)#vtp password coba
SW-Server(config)#end

Client :


SW-Client(config)#vtp mode client
SW-Client(config)#vtp domain test
SW-Client(config)#vtp version 1
SW-Client(config)#vtp password coba
SW-Client(config)#end

Untuk verifikasi konfigurasi VTP bisa dilihat dengan command : "show vtp status"

Nah sekarang kita tinggal hanya melakukan perubahan konfigurasi vlan hanya di switch yang bertindak sebagai server saja dan client akan mengikuti database vlan yang ada pada server.


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Senin, 29 Juni 2009

Update Pidgin di Ubuntu




Tentunya sebagai pengguna linux juga tidak mau ketinggalan chatting dengan Yahoo Messenger dengan teman-teman atau relasi kerja, dilinux untuk chatting via Yahoo Messenger yang paling sering digunakan adalah Pigdin, terutama linux dengan desktop GUI Gnome seperti Ubuntu dan Debian.

Nah.. biasanya versi Pidgin yang ada tidak update dengan versi yang terbaru untuk versi ubuntu, atau memang saat ini sudah muncul versi yang lebih baru. Karena untuk pidgin termasuk program pihak ketiga yang mana memang tidak akan diupdate oleh pengembang distro linux tersebut jika memang distro linux tersebut tidak mengeluarkan versi terbaru dari distro linuxnya. Bagaimana untuk updatenya??

Sebelumnya saya sudah menjelaskan sedikit tentang bagaimana mengupdate program-program linux ubuntu disini. Nah sekarang akan saya beritahu cara mengupgrade pidgin di linux ubuntu yang ada sekarang.

Langkah-langkahnya :

1. Download packet pidgin yang baru dari sini : http://www.getdeb.net/app/Pidgin, download sesuai versi ubuntu yang digunakan.
2. Uninstall terlebih dahulu versi pidgin yang telah ada dilinux ubuntu. Caranya bisa dari synaptic, bisa juga dari command :

$ sudo apt-get remove pidgin

3. Baru install packet pidgin baru yang tadi sudah di download. Masuk ke folder dimana file tersebut berada dan ketikan :

$ sudo dpkg -i *.deb

4. Selesai, selamat menikmati pidgin versi terbaru untuk ubuntu (saat ini versi 2.5.8). Oh iya settingan pidgin yang lama juga tidak hilang loh.. Jadi tidak perlu memasukan account baru lagi.


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Sabtu, 20 Juni 2009

Tidak bisa connect YM dengan Pidgin




Yups, ini yang terjadi.. Pagi ini setelah menyalakan laptop tuk bekerja dan linux ubuntu pun running dengan sempurna, eh.. pidgin tidak mau connect ke Yahoo Messenger (YM). Entah kenapa dengan server default yahoo messenger yang ada di pidgin, entah apa karena server tersebut sudah ditutup atau sudah ganti IP sehingga DNS belum mengenali IP domain yang baru dari server tersebut.

Server default yahoo messenger yang ada di pidgin adalah : scs.msg.yahoo.com

Setelah browsing kesana-kesini ternyata bukan saya saja yang mengalami :), ada beberapa orang pengguna pidgin mengalami hal yang sama.

Untuk solusinya ganti saja alamat server nya menjadi : scsa.msg.yahoo.com



Itu solusi yang saya lakukan dan berhasil. Sebetulnya server yahoo sangat banyak sekali untuk connect ke Yahoo Messenger ini. itu adalah salah satunya saja.

Bagi yang mengalami masalah seperti diatas silahkan dicoba solusi yang sama. atau kalau mau coba terlebih dahulu sebelum ganti servernya coba flush dns di komputernya. Kalau masih belum berhasil ya berarti bukan problem pada lookup dns untuk server default tersebut, tetapi memang pidgin sudah tidak mau lagi menggunakan server default tersebut.


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Minggu, 14 Juni 2009

BGP Soft Reconfiguration (Otomatisasi pada protocol BGP)




Wuis... saya sehari ini posting 2 kali, sebetulnya tulisan ini sudah mau saya masukan dalam blog sejak lama, tapi belum sempat mengutarakannya dari otak yang kecil ini :). Baru sekarang deh bisa. Please enjoy...

Yah sebetulnya hanya ingin sharing saja, mudah-mudahan berguna dan saya yakin sudah banyak yang lebih mahir dari saya dan tahu lebih dahulu mengenai command yang satu ini. Tapi tidak apa-apa kan kalau saya sekedar share berdasarkan pengalaman pribadi saya.

Berawal dari problem yang terjadi sehari-hari di kantor, dimana harus mencarikan solusi kepada para pelanggan :), eh tidak sengaja ketemu settingan "neighbor {ip-address | peer-group-name} soft-reconfiguration inbound" di salah satu router. Karena penasaran saya cari tahu apa sih fungsinya.. (saya sendiri sudah lupa kapan ini terjadi.., he..he..)

Yups, tentunya dengan bantuan "uncle google" ketemulah penjelasannya.

Jadi intinya setiap kali ada perubahan policy, maka sesi BGP harus direfresh atau di clear BGP lagi sebelum akan diterapkan. Jika kita refresh atau clear sesi BGP ini tentunya akan menyebabkan penghapusan cache dan tentunya akan membebani kinerja dari router, dan tentunya kalau router sudah full utilisasi untuk cpu dan memorynya maka jaringan juga akan ikut terbebani. Karena proces update routing table BGP inilah yang suka membuat jaringan down. Sebetulnya tergantung juga sih dari banyaknya prefix yang lewat dan kapasitas memory pada router.

Soft reconfiguration memungkinkan policy yang dibuat untuk dikonfigurasi dan diaktifkan tanpa perlu refresh / clear BGP. Soft reconfiguration dapat dilakukan per-neighbor basis.

• Bila soft reconfiguration yang digunakan untuk menghasilkan refresh inbound dari neighbor (tetangganya), disebut soft reconfiguration inbound.

• Bila soft reconfiguration yang digunakan untuk mengirim refresh untuk neighbornya, disebut soft reconfiguration outbound.

Melakukan inbound reconfiguration memungkinkan perubahan policy dapat langsung diterapkan tanpa perlu clear BGP. Sedangkan untuk melakukan outbound reconfiguration dapat berpangaruh terhadap policy inbound yang telah dibuat.

Untuk membolehkan inbound reconfiguration, BGP harus dikonfigurasi untuk dapat menyimpan dan menerima semua perubahan policy pada BGP. Sedangkan outbound reconfiguration tidak memerlukan preconfiguration. Jadi disini anda tidak perlu melakukan outbound reconfiguration.

Commandnya adalah :

neighbor {ip-address | peer-group-name} soft-reconfiguration inbound

Contoh :

router(config)#router bgp 101
router(config-router)#neighbor 121.180.1.4 remote-as 234
router(config-router)#neighbor 121.180.1.4 soft-reconfiguration inbound
router(config-router)#end

OK, mudah-mudahan bermanfaat. Untuk detailnya silahkan masuk lihat kesini : http://www.cisco.com/en/US/docs/ios/11_3/np1/configuration/guide/1cbgp.html#wp10995


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Membuat Rangkaian Elektronika di Linux




Ya, mungkin sudah agak lama saya tidak mengisi blog saya ini :), bukan karena sibuk, karena saya bukan orang sibuk :D, tapi memang lagi gak semangat aja ngetik, karena tugas kampus lagi banyak yang berhubungan dengan ngetik-mengetik, he..he..

Kebetulan kemarin dapat dapat tugas pelajaran Mikro Elektronika dari Pak Rahmadya, dosen untuk mata kuliah tersebut. Beliau memberikan tugas membuat rangkaian elektronik bebas, dengan program EWB (Electronics Workbench) yang tentunya berjalan di Windows saja, walaupun info yang saya dapat di linux bisa juga dijalankan dengan menggunakan emulator Wine.

Terpikir apakah dilinux tidak ada ya software serupa?? Eh ternyata ada :)

Yup, "tkgate" itu lah nama programmnya di linux.

Memang feature nya tidak sama persis, namun cukup lengkap untuk membuat sebuah rangkaian elektro sederhana. program ini sudah ada di repository milik ubuntu. jadi tinggal di install aja lewat console/terminal (bukan terminal bus ya..) maupun synaptic.

$ sudo apt-get install tkgate

Itu perintahnya kalau dari terminal (ingat bukan terminal bus atau angkot).

Inilah screen capture dari program tkgate :



Sebetulnya ada lagi satu program yang sejenis yaitu "pcb-gtk" cuma program tersebut lebih sederhana dan feature yang masih lebih sederhana. Kalau dibandingkan ya masih lebih lengkap tkgate.

Install nya juga sama bisa dari terminal maupun synaptic. Untuk yang mau coba dari terminal perintahnya sama seperti menginstall tkgate :

$ $ sudo apt-get install pcb-gtk

Inilah tampilan dari pcb-gtk :



Saya tidak bisa menjelaskan satu persatu cara menggunakannya (panjang bro..) jadi saya kasih saja link petunjuk pemakaiannya dari websitenya untuk tkgate, silahkan unduh disini


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Minggu, 17 Mei 2009

Bersih-bersih linux dengan Computer Janitor di Ubuntu 9.04




Ya mungkin sekedar sedikit sharing, mudah-mudahan berguna.

Bagi yang senang install-install software di Ubuntu, atau jika kita baru saja mengupdate ubuntu kita dari internet karena baru di install ulang Ubuntunya, nah disini saya ingin mengingatkan bahwa software yang kita install dari synaptic maupun dari update ubuntu yang tentunya semua itu kita download dari internet maka setelah instalasi selesai, file mentah (source) nya masih ada di hardisk kita. Terutama biasanya masih berada di "/var/cache/apt/"

Apalagi yang baru saja update ubuntunya karena habis install ulang linuxnya. tentunya download packet nya sangat banyak dan lumayan besar, download update dan software-software pendukung di linuxnya (kira-kira 200-500MB). Yah bagi yang hardisknya besar sih gak masalah :), tapi bagaimana yang memang sisa hardisknya sudah mepet untuk linuxnya :D.

Solusinya ya menghapus file-file source instalasi tadi. Menghapusnya pun tidak manual dihapus dari foldernya, namun tinggal jalankan perintah berikut :

$ sudo apt-get autoremove
$ sudo apt-get autoclean
$ sudo apt-get clean --> paling efektif

Lebih baik sih dijalan ketiga command tersebut, walapun yang paling banyak berpengaruh command yang terakhir :).

Di Ubuntu terbaru, yaitu Ubuntu 9.04 sebetulnya sudah disediakan tools GUI nya, yaitu "Computer Janitor". Nama yang sungguh lucu ya :), mentang-mentang janitor di kantor adalah profesi tukang bersih-bersih :D.



Untuk mengaksesnya ada di menu : System --> Administration --> Computer Janitor

Anda akan diminta password karena ini akan berhubungan juga dengan file-file yang ada di system, tapi tidak usah khawatir tools ini sama dengan disk cleanup nya milik Windows :).


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

"ip ospf mtu-ignore" pada protocol ospf




Sedikit share mengenai pengalaman saja, dimana ketika membuat sebuah koneksi dengan protocol OSPF. tidak mau UP juga protocol OSPF nya, padahal semua konfigurasi OSPF sudah benar.

Contoh saja konfigurasi berikut :
=================================


Router 6 Configuration :

interface Serial2

!--- MTU sets to it's default value of 1500.

no ip address
no ip directed-broadcast
encapsulation frame-relay
no ip mroute-cache
frame-relay lmi-type ansi
!
interface Serial2.7 point-to-point
ip address 170.170.11.6 255.255.255.0
no ip directed-broadcast
frame-relay interface-dlci 101
!
router ospf 7
redistribute static subnets
network 170.170.11.0 0.0.0.255 area 0


Router 7 Configuration :

!
interface Serial0
mtu 1450
no ip address
no ip directed-broadcast
encapsulation frame-relay
frame-relay lmi-type ANSI

!
interface Serial0.6 point-to-point
ip address 170.170.11.7 255.255.255.0
no ip directed-broadcast
frame-relay interface-dlci 110!
!

router ospf 7
network 170.170.11.0 0.0.0.255 area 0


ip route 192.79.34.0 255.255.255.0 Null0
ip route 192.79.35.0 255.255.255.0 Null0
ip route 192.79.36.0 255.255.255.0 Null0
ip route 192.79.37.0 255.255.255.0 Null0
ip route 192.79.38.0 255.255.255.0 Null0


Ketika dilihat output hasil OSPFnya :

router-6# show ip ospf neighbor

Neighbor ID Pri State Dead Time Address Interface
170.170.11.7 1 EXCHANGE/ - 00:00:36 170.170.11.7 Serial2.7
router-6#

router-7# show ip ospf neighbor

Neighbor ID Pri State Dead Time Address Interface
170.170.11.6 1 EXSTART/ - 00:00:33 170.170.11.6 Serial0.6
router-7#

Untuk mengetahui detail permasalahan yang terjadi, kita bisa jalankan command "debug ip ospf" dan mengecek hasil debugnya.

Karena Router 6 memiliki MTU lebih tinggi, ia terus menerima paket dari Router DBD 7, mencoba untuk mengenali lawannya, dan akan tetap berada di status EXCHANGE.

Karena Router 7 telah MTU yang lebih rendah, ia mengabaikan DBD bersama dengan paket ACK dari Router 6, terus retransmit awal DBD paket, dan tetap di status EXSTART.

Marilah kita melihat beberapa langkah-langkah di atas. Pada hasil debug Router, Router 6 DBD pertama mereka mengirim paket dengan flag 0x7 ditetapkan sebagai bagian dari Master / slave. Setelah Master / slave ditentukan, Router 7 dipilih sebagai Master karena ia lebih tinggi dilihat dari Router-ID nya. Menunjukkan bahwa Router 7 adalah Master (flag 0x7) dan 6 adalah slave Router (flag 0x2).

Selanjutnya Router 6 menerima Router 7 awal DBD paket dan transisi ke statusnya 2-way. Router Router 7 menerima Router 6 awal packet DBD MTU dan akan mengenali mismatch. (7 Router mampu mengenali sebuah MTU mismatch karena Router 6 termasuk interface MTU-nya dari paket DBD). Router 6 awal yang ditolak oleh DBD Router 7. Router 7 retransmits awal DBD paket.

Router 6, sebagai slave, mengirimkan paket yang berisi header dari LSAs, yang akan meningkatkan ukuran paket. Namun, Router 7 DBD ini tidak pernah menerima paket karena lebih besar daripada MTU pada Router 7.

Kemudian Router 7 terus retransmit awal DBD paket ke Router 6, sedangkan Router 6 terus mengirimkan paket DBD yang mengikuti master urutan nomor. Lingkaran ini terus tanpa batas, yang mencegah salah satu router dari transisi dari status exstart / saling tukar.

Solusinya :

Pada IOS Cisco 12.01(3) dikenalkanlah command "ip ospf mtu-ignore", yang dipasang pada kedua interface back to back (b2b) kedua router tersebut. Dengan commmand tersebut maka protocol OSPF akan mengabaikan besaran MTU dikedua interface back to back tersebut.

Untuk lebih detal silahkan buka link berikut : http://www.cisco.com/en/US/tech/tk365/technologies_tech_note09186a0080093f0d.shtml


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171