Kamis, 05 April 2018
Cara Install phpMyAdmin dengan Nginx Di Linux CentOS 7
Kali ini saya ingin sedikit sharing cara untuk melakukan instalasi phpmyadmin pada webserver nginx di linux centos 7.
Cara nya adalah :
1. Tambahkan repository tambahan yang dibutuhkan :
# yum install epel-release
# yum update
2. Kemudian install paket phpmyadmin nya :
# yum install phpmyadmin
3. Membuat symbolic link nya, ini wajib karena kita menggunakan webserver nginx dan bukan apache :
# ln -s /usr/share/phpMyAdmin /usr/share/nginx/html
4. Restart service php nya :
# systemctl restart php-fpm
5. Selesai, Kita bisa akses phpmyadmin nya :
http://server_domain_or_IP/phpMyAdmin
Jika ada error permission, bisa dicoba perintah berikut ini :
# chown nginx:nginx /var/lib/php/session
lalu jalankan juga perintah ini :
# chown -R nginx:nginx /var/lib/php/session
Semoga bermanfaat untuk pembaca semua.
Dony Ramansyah
site : http://donyramansyah.net
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 40017
Labels:
IT Knowledge,
Linux and OpenSource,
Personal Publish
Kamis, 22 Maret 2018
Install GUI xfce4 untuk Kali Linux di WSL Windows 10
Kali ini saya akan meneruskan tulisan saya mengenai Kali Linux yang berjalan di Windows 10 disini
Setelah berhasil install kali linux di windows 10, saya mencoba untuk install GUI nya juga, pilihannya agar ringan maka saya akan install xfce4 sebagai GUI nya.
Langkah-langkah nya sebagai berikut :
1. Download script nya :
$ wget https://kali.sh/xfce4.sh
2. Setelah selesai download, jalankan script nya :
$ sudo sh xfce4.sh
Tunggu sampai selesai download dan install paket yang dibutuhkan, agak lama menunggu nya disini
3. Setelah selesai, jalankan service rdp nya :
$ sudo /etc/init.d/xdrp start
Port default untuk remote rdp adalah 3390
$ sudo /etc/init.d/xrdp start
[sudo] password for dony:
[....] Starting Remote Desktop Protocol server: xrdp-sesman xrdp[20180322-16:58:28] [DEBUG] Testing if xrdp can listen on 0.0.0.0 port 3390.
[20180322-16:58:28] [DEBUG] Closed socket 6 (AF_INET6 :: port 3390)
4. Untuk remote nya, dari windows 10 nya kita buka aplikasi remote desktop, lalu remote ke alamat :
127.0.0.1:3390
5. Maka akan muncul halaman login remote desktop nya :
6. Login dengan user dan password yang ada, maka akan muncul GUI dari Kali Linux yang ada di WSL Windows 10
7. Untuk keluar, tinggal logout saja di xfce4 nya
Semoga bermanfaat untuk pembaca semua.
Dony Ramansyah
site : http://donyramansyah.net
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 40017
Rabu, 07 Maret 2018
Install Kali Linux di Windows 10 dengan WSL (Windows Subsystem Linux)
Kali ini saya akan sedikit share cara install kali linux di windows 10, Sebenarnya cara awalnya sama dengan ketika saya share bagaimana install bash ubuntu di windows 10 disini
OK, kembali ke topik, Untuk install kali linux di windows 10, pastinya kita harus mengaktifkan feature windows subsystem for linux nya terlebih dahulu, cara nya :
1. Masuk ke Menu Settings app dan pilih Update & Security > For Developers. Aktifkan “Developer Mode” untuk enable Developer Mode.
![]() |
Atau bisa juga dari command prompt powershell sebagai administrator jalankan perintah :
Enable-WindowsOptionalFeature -Online -FeatureName Microsoft-Windows-Subsystem-Linux
3. Restart OS Windows nya.
Setelah selesai restart, tinggal buka saja Microsoft Store dan cari kali linux, kemudian di install dari Microsoft Store
Nanti kita akan ditanya user dan password untuk kali linux nya, isi dengan benar, setelah itu jangan lupa ganti dulu repository kali linux nya agar lebih cepat ke alamat berikut pada file /etc/apt/sources.list
deb http://kali.mirror.garr.it/mirrors/kali kali-rolling main non-free contrib
Oh iya di kali linux yang ada di windows 10 ini belum support repository yang menggunakan https seperti yang pernah saya tulis disini
Kemudian kita buka kali linux nya dari start menu pada windows 10, maka akan muncul terminal dari kali linux, jangan lupa juga untuk update terlebih dahulu :
$ sudo apt update
$ sudo apt dist-upgrade
Setelah di update, kali linux yang ada ini masih kosongan, ibaratnya hanya core OS nya saja, dan belum ada tools-tools nya, untuk itu kita harus install lagi dari terminal dengan perintah :
$ sudo apt install kali-linux
Tunggu sampai selesai, karena ini bagian paling lama install nya. Misalnya mau lebih lengkap lagi bisa install versi full nya :
$ sudo apt install kali-linux-full
atau
$ sudo apt install kali-linux-all
Semoga bermanfaat untuk pembaca semua.
Dony Ramansyah
site : http://donyramansyah.net
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 40017
Jumat, 02 Maret 2018
Tidak bisa update apt di Ubuntu karena paket libperl5 error
Ya, kali ini saya mengalami kendala ketika akan melakukan update menggunakan apt di ubuntu dan ternyata error :
$ sudo apt upgrade
Building dependency tree
Reading state information... Done
You might want to run 'apt-get -f install' to correct these.
The following packages have unmet dependencies:
libsnmp30:i386 : Depends: libperl5.22:i386 (>= 5.22.1) but it is not installed
E: Unmet dependencies. Try using -f.
Biasanya dengan command ditambah -f bisa, dan ini ternyata gagal juga :
$ sudo apt-get install -f
Get:1 http://archive.ubuntu.com/ubuntu yakkety/main i386 libperl5.22 i386 5.22.2-3 [3,028 kB]
Fetched 3,028 kB in 0s (34.5 MB/s)
(Reading database ... 336306 files and directories currently installed.)
Preparing to unpack .../libperl5.22_5.22.2-3_i386.deb ...
Unpacking libperl5.22:i386 (5.22.2-3) ...
dpkg: error processing archive /var/cache/apt/archives/libperl5.22_5.22.2-3_i386.deb (--unpack):
trying to overwrite shared '/usr/share/doc/libperl5.22/changelog.Debian.gz', which is different from other instances of package libperl5.22:i386
Errors were encountered while processing:
/var/cache/apt/archives/libperl5.22_5.22.2-3_i386.deb
E: Sub-process /usr/bin/dpkg returned an error code (1)
Namun disinilah kelebihan dari linux, dimana dokumentasi nya banyak, dan yang menggunakannya juga gak pelit untuk sharing, akhir nya ketemu juga solusi nya :
1. Hapus file changelog nya :
$ sudo rm /usr/share/doc/libperl5.22/changelog.Debian.gz
2. Kemudian coba lagi dengan -f :
$ sudo apt-get install -f
Reading package lists... 0%
Reading package lists... 100%
Reading package lists... Done
Building dependency tree... 0%
Building dependency tree... 0%
Building dependency tree... 50%
Building dependency tree... 50%
Building dependency tree
Reading state information... 0%
Reading state information... 0%
Reading state information... Done
Correcting dependencies... Done
The following additional packages will be installed:
libperl5.22:i386
The following NEW packages will be installed:
libperl5.22:i386
0 upgraded, 1 newly installed, 0 to remove and 139 not upgraded.
2 not fully installed or removed.
Need to get 0 B/3,016 kB of archives.
After this operation, 15.5 MB of additional disk space will be used.
Do you want to continue? [Y/n] y
3. Saat ini sudah bisa update lagi
$ sudo apt upgrade
Semoga bermanfaat untuk pembaca semua.
Dony Ramansyah
site : http://donyramansyah.net
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 40017
Labels:
IT Knowledge,
Linux and OpenSource,
Personal Publish
Senin, 12 Februari 2018
Pilihan End Point Protection 2018
Antivirus, atau yang saat ini lebih sering dikenal dengan nama End Point Protection saat ini sudah menjadi kebutuhan sendiri untuk pengguna komputer atau laptop, dimana End Point Protection ini dibutuhkan juga di semua operating system yang ada saat ini, tujuannya adalah untuk melindungi perangkat komputer atau laptop dari serangan jahat virus/malware.
Kali ini saya akan sedikit sharing mengenai pilihan End Point Protection untuk tahun 2018, Jika kita memang ada kebutuhan untuk membeli antivirus atau end point protection, sebaiknya anda bisa melihat laporan berikut ini :
Dari Magic Quadrant Gartner diatas kita bisa melihat leader dari semua produk Point Protection untuk tahun 2018, Laporan lengkap nya bisa lihat disini :
https://www.gartner.com/doc/reprints?id=1-4PP0XEC&ct=180126&st=sb
Semoga bermanfaat untuk pembaca semua.
Dony Ramansyah
site : http://donyramansyah.net
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 40017
Senin, 05 Februari 2018
Repository https untuk Kali Linux
Untuk lebih mengamankan jalur data untuk download paket dari repository, kini kali linux sudah support juga https untuk transaksi data nya, semakin secure saja ini kali linux, dimana saat ini saja kita sudah tidak bisa menggunakan lagi repository yang lebih cepat namun tidak secure, yaitu repo.kali.org seperti pada tulisan saya sebelumnya disini
Cara merubah agar kali linux kita menggunakan https untuk komunikasi data e repository nya, kita harus install dulu paket berikut :
root@kali:~# apt install apt-transport-https
Setelah itu edit file source list repository nya, dari http menjadi https :
deb https://http.kali.org/kali kali-rolling main non-free contrib
# deb-src https://http.kali.org/kali kali-rolling main non-free contrib
Lalu kita update repository nya :
root@kali:~# apt update
Hit:1 https://archive-3.kali.org/kali kali-rolling InRelease
Reading package lists... Done
Selesai, sekarang komunikasi data ke repository sudah menggunakan https
Semoga bermanfaat untuk pembaca semua.
Dony Ramansyah
site : http://donyramansyah.net
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 40017
Labels:
IT Knowledge,
Linux and OpenSource,
Personal Publish
Rabu, 24 Januari 2018
Cara Cek Performance dan Kecepatan Disk Di Linux
Jika kita memiliki server tentunya sangat penting juga untuk mengetahui performa dan kecepatan baca dan tulis dari server ke disk nya, karena ini akan sangat berpengaruh juga ketika server mengakses data di dalam disk.
Di linux ada berbagai cara untuk melakukan pengecekan performa dan kecepatan server :
1. Dengan command hdparm
# hdparm -Tt /dev/sda
/dev/sda:
Timing cached reads: 12540 MB in 2.00 seconds = 6277.67 MB/sec
Timing buffered disk reads: 234 MB in 3.00 seconds = 77.98 MB/sec
Disana terlihat kecepatan disk nya ketika dilakukan proses.
2. Menggunakan command dd
# dd if=/dev/zero of=/tmp/output bs=8k count=10k; rm -f /tmp/output
10240+0 records in
10240+0 records out
83886080 bytes (84 MB) copied, 1.08009 s, 77.7 MB/s
3. Dari GUI nya gnome :
Pilih menu System -> Administration -> Disk Utility.
Atau jalankan program aplikasi "gnome-disk"
Cari menu “Benchmark – Measure Drive Performance”
Semoga bermanfaat untuk pembaca semua.
Dony Ramansyah
site : http://donyramansyah.net
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 40017
Labels:
IT Knowledge,
Linux and OpenSource,
Personal Publish
Selasa, 23 Januari 2018
Membatasi Akses Folder di Webserver Apache Berdasarkan IP Address
Kali ini saya akan sedikit share mengenai bagaimana cara nya agar kita bisa membatasi akses ke folder tertentu di web server apache dimana yang dapat mengakses alamat folder tertentu hanya dari IP Address yang di izinkan saja.
Contoh disini saya ada web site dengan nama example.com dan ada path folder payroll untuk mengecek gaji karyawan misalnya, alamat nya adalah http://www.example.com/payroll
Dan saya ingin yang dapat mengakses alamat http://www.example.com/payroll hanya dari IP saya saja dan IP lain tidak di izinkan ke alamat http://www.example.com/payroll, yang lain hanya di izinkan ke alamat http://www.example.com/ saja. IP saya disini adalah 192.168.1.204 dan 192.168.1.205
Cara nya adalah kita memberikan permit allow IP pada settingan httpd.conf nya :
# vi /etc/httpd/conf/httpd.conf
Tambahkan baris berikut :
Setelah itu jangan lupa restart service httpd nya :
# /etc/init.d/httpd restart
Semoga bermanfaat untuk pembaca semua.
Dony Ramansyah
site : http://donyramansyah.net
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 40017
Labels:
IT Knowledge,
Linux and OpenSource,
Personal Publish
Langganan:
Postingan (Atom)









